Waspadai LSD dan PMK, Distankan Pekanbaru Periksa Hewan Kurban

Berita92 Dilihat

KabarPekanbaru.com — Waspadai penyakit lumpy skin disease (LSD) atau cacar sapi dan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban, Dinas pertanian dan perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru mulai melakukan pemeriksaan sejumlah hewan kurban yang ada di Kota Pekanbaru.

Kepala Distankan Kota Pekanbaru, M Firdaus mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim, LSD dan PMK belum tidak ditemukan di beberapa hewan kurban yang telah diperiksa.

“Alhamdulillah kalau untuk penyakit belum ada kita temukan. Kita sudah mulai melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di peternakan dan yang masuk ke Pekanbaru,” ungkapnya.

Menurutnya, hewan ternak yang berpenyakit saat ini sudah minim. Pasalnya sudah dilakukan program vaksinasi massal se-Indonesia terhadap hewan ternak.

“Karena sudah dilakukan program vaksinasi PM nasional, jadi hewan ternak itu sudah vaksin. Sejak umur 2 bulan saja sudah vaksin, InsyaAllah tidak ada lagi penyakit PMK. Kemudian penyakit kulit LSD tidak ada lagi,” terang Firdaus.

Walaupun demikian, dirinya memastikan akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang ada di Pekanbaru. Mereka juga memeriksa fisik hewan ternak, seperti tidak lumpuh, tidak buta, dan tidak putus ekor serta telinga.

Firdaus menambahkan, pihaknya memantau 30 peternakan di Pekanbaru yang melakukan budidaya untuk stok kurban. Ada 3.000 ekor lebih hewan ternak kurban yang sudah menjalani pemeriksaan.

Ia mengingatkan kepada pengelola penampungan hewan kurban harus memiliki dokumen kesehatan. Apalagi hewan kurban seperti sapi atau kambing kebanyakan berasal dari luar Pekanbaru.